Air radiator Alphard berapa liter? Coolant AH30, Hybrid, dan AH20 menurut buku manual Toyota
Jawaban singkat
Buku manual Toyota menulis kapasitas coolant Alphard AH30 sebagai nilai acuan: 9,3 untuk 2AR-FE dan 10,7 untuk 2GR-FKS, dalam liter. Alphard Hybrid punya dua sirkuit, mesin bensin 9,3 dan inverter 3,3. Coolant yang ditunjuk adalah Toyota Super Long Life Coolant.
Sumber angka di artikel ini
Artikel ini memakai buku manual Toyota pasar Jepang yang diunggah Toyota di manual.toyota.jp, untuk kode model AH30 dan AH20. Isinya berbahasa Jepang dan berlaku untuk kode mesin yang sama. Bila buku manual mobil Anda menulis angka lain, ikuti buku itu.
Air radiator Alphard berapa liter?
| Model dan mesin | Kapasitas coolant (liter, nilai acuan) |
|---|---|
| Alphard AH30 2.5, mesin 2AR-FE | 9,3 |
| Alphard AH30 3.5, mesin 2GR-FKS | 10,7 |
| Alphard AH30 Hybrid, mesin bensin | 9,3 |
| Alphard AH30 Hybrid, inverter | 3,3 |
| Alphard AH20 2.4, mesin 2AZ-FE | 8,2 |
| Alphard AH20 3.5, mesin 2GR-FE | 10,6 |
Semua angka ditulis sebagai nilai acuan, dan manual meminta pemilik berkonsultasi dengan dealer Toyota bila coolant perlu diganti. Pada Alphard Hybrid, mesin bensin dan inverter punya angka masing-masing, jadi keduanya perlu dicek terpisah.
Angka kapasitas adalah jumlah total sistem, bukan jumlah yang perlu ditambahkan saat level di tangki cadangan turun. Untuk menambah, patokannya tanda FULL dan LOW di tangki cadangan. Tangki ini berada di ruang mesin, dan levelnya dibaca saat mesin dingin agar tidak terkena uap atau coolant panas.
Coolant yang ditunjuk: Toyota Super Long Life Coolant
Tabel radiator di manual AH30 dan manual Hybrid menunjuk Toyota Super Long Life Coolant. Di samping nama itu, manual menulis perlindungan beku menurut kadar: kadar 30 persen melindungi sampai minus 12 derajat Celsius, dan kadar 50 persen sampai minus 35 derajat Celsius.
Di Indonesia tidak ada suhu beku, tetapi kadar coolant tetap penting karena cairan ini juga melindungi sistem pendingin. Manual tidak menyebut kadar khusus untuk iklim tropis, jadi ikuti produk dan kadar yang dipakai dealer saat penggantian.
Cek level di tangki cadangan
Pada langkah penanganan overheat, manual meminta level coolant diperiksa di tangki cadangan (reservoir). Level harus berada di antara tanda FULL (batas atas) dan LOW (batas bawah). Bila kurang, coolant ditambahkan. Bila coolant habis sama sekali, manual mengizinkan air sebagai tindakan darurat.
Manual juga memberi dua catatan untuk menambah coolant: tambahkan perlahan setelah mesin benar-benar dingin, karena mengisi coolant dingin ke mesin yang panas dapat merusak mesin; dan jangan biarkan pasir atau debu masuk ke coolant. Manual juga melarang memakai aditif coolant yang dijual bebas.
Membaca pengukur suhu air
Panel Alphard AH30 punya pengukur suhu air yang menunjukkan suhu coolant mesin. Bagian peringatan di manual meminta pengemudi segera berhenti di tempat aman bila jarum masuk zona merah H, atau bila layar informasi menampilkan pesan suhu coolant tinggi, karena mesin mungkin overheat. Mesin baru diperiksa setelah benar-benar dingin.
Pada mobil dengan Stop & Start, manual juga menulis bahwa mesin bisa tidak berhenti otomatis saat suhu coolant atau oli transmisi terlalu rendah atau terlalu tinggi. Itu bukan kelainan.
Dua sirkuit coolant pada Alphard Hybrid
Tabel radiator di manual Alphard Hybrid menulis dua baris terpisah: mesin bensin dan inverter. Keduanya memakai Toyota Super Long Life Coolant dengan keterangan perlindungan beku yang sama. Saat coolant diganti, pastikan bengkel tahu bahwa mobilnya Hybrid, karena ada dua sistem yang punya kapasitas sendiri.
Tanda mesin Alphard overheat
Manual AH30 menyebut tiga tanda kemungkinan overheat:
- jarum pengukur suhu air masuk ke zona merah, atau tenaga mesin turun sehingga mobil sulit melaju;
- layar informasi menampilkan pesan suhu coolant tinggi dan meminta mobil dihentikan di tempat aman;
- uap keluar dari ruang mesin.
Lampu peringatan suhu air tinggi di panel juga punya arti yang sama: suhu coolant terlalu tinggi, dan mobil harus segera dihentikan di tempat aman untuk diperiksa.
Langkah saat Alphard overheat
- Hentikan mobil di tempat aman, matikan AC, lalu matikan mesin.
- Bila keluar uap, tunggu sampai uap berhenti sebelum membuka kap dengan hati-hati. Bila tidak ada uap, buka kap dengan hati-hati.
- Setelah mesin cukup dingin, periksa kebocoran coolant di inti radiator dan selang. Bila bocornya banyak, segera hubungi dealer Toyota.
- Periksa level di tangki cadangan, dan tambahkan coolant bila kurang.
- Hidupkan mesin, nyalakan AC, dan pastikan kipas radiator berputar serta tidak ada kebocoran.
- Bila kipas tidak berputar, matikan mesin dan hubungi dealer. Bila kipas berputar, periksakan mobil ke dealer terdekat.
- Periksa apakah pesan suhu coolant tinggi sudah hilang. Bila belum, matikan mesin dan hubungi dealer.
Peringatan keselamatan saat memeriksa ruang mesin
- Jangan membuka kap selama uap masih keluar, karena ruang mesin sangat panas.
- Jauhkan tangan dan pakaian, terutama dasi, syal, dan selendang, dari kipas dan sabuk.
- Jangan membuka tutup tangki cadangan saat mesin dan radiator masih panas, karena uap dan coolant panas dapat menyembur karena tekanan.
Peringatan ini tertulis di bagian penanganan overheat. Manual menyebut cedera berat seperti luka bakar sebagai risikonya.
Cairan lain di tabel yang sama
Halaman spesifikasi yang memuat coolant juga memuat oli transmisi. Untuk AH30 bensin, 2AR-FE memakai Toyota CVT Fluid FE dan 2GR-FKS memakai Toyota Auto Fluid WS, masing-masing 7,5 dalam liter. Untuk Hybrid, transmisi memakai Auto Fluid WS 3,8 dan gardan motor listrik belakang memakai Auto Fluid WS 1,8, juga dalam liter. Minyak rem yang ditunjuk adalah Toyota Brake Fluid 2500H-A.
Catatan untuk Alphard AH20
Manual AH20 edisi April 2010 memakai coolant yang sama, Toyota Super Long Life Coolant, dengan keterangan perlindungan beku yang sama untuk kadar 30 dan 50 persen. Kapasitasnya 8,2 untuk 2AZ-FE dan 10,6 untuk 2GR-FE, dalam liter. Manual AH20 juga menulis bahwa kapasitas adalah nilai acuan, dan meminta pemilik berkonsultasi dengan dealer Toyota saat penggantian diperlukan.
Di halaman yang sama, AH20 mencantumkan transmisi otomatis Auto Fluid WS untuk 2GR-FE dan CVT Fluid TC untuk 2AZ-FE. Coolant dan oli transmisi adalah cairan berbeda dan tidak boleh tertukar saat mengisi.
Coolant yang sesuai suhu luar
Bagian saran mengemudi di manual AH30 meminta oli mesin, coolant, dan cairan washer disesuaikan dengan suhu luar. Bagian itu ditulis untuk musim dingin di Jepang. Di Indonesia, yang tetap berlaku adalah memakai coolant yang ditunjuk dan menjaga levelnya di antara tanda FULL dan LOW.
Kapan coolant diganti?
Halaman spesifikasi AH30 tidak mencantumkan jadwal penggantian coolant, hanya kapasitas dan jenisnya, ditambah catatan agar pemilik berkonsultasi dengan dealer Toyota saat penggantian diperlukan. Ikuti jadwal di buku servis mobil.
Pertanyaan umum
- Air radiator Alphard berapa liter?
- AH30 2AR-FE 9,3 dan 2GR-FKS 10,7 dalam liter, sebagai nilai acuan di buku manual Toyota.
- Berapa liter coolant Alphard Hybrid?
- Ada dua angka: mesin bensin 9,3 dan inverter 3,3, dalam liter.
- Berapa liter air radiator Alphard lama?
- AH20 2AZ-FE 8,2 dan 2GR-FE 10,6, dalam liter.
- Coolant apa untuk Alphard?
- Manual menunjuk Toyota Super Long Life Coolant, dengan perlindungan beku sampai minus 35 derajat Celsius pada kadar 50 persen.
- Apakah boleh isi air biasa ke radiator Alphard?
- Manual hanya mengizinkan air sebagai tindakan darurat bila coolant habis. Setelah itu periksakan ke dealer.
- Bolehkah memakai aditif radiator?
- Tidak. Manual melarang aditif coolant yang dijual bebas, dan meminta coolant dijaga dari pasir atau debu.
- Apa yang dilakukan bila Alphard overheat?
- Hentikan mobil, matikan AC dan mesin, tunggu uap berhenti, periksa kebocoran dan level tangki cadangan, lalu cek kipas radiator.
- Apakah coolant Alphard AH20 sama dengan AH30?
- Jenisnya sama, Toyota Super Long Life Coolant. Kapasitasnya berbeda menurut mesin.
- Kenapa jarum suhu Alphard masuk zona merah?
- Menurut manual, itu tanda kemungkinan overheat. Segera berhenti di tempat aman dan periksa mesin setelah dingin.
- Apakah Alphard Hybrid punya dua radiator?
- Manual Hybrid menulis dua sirkuit coolant: mesin bensin dan inverter, masing-masing dengan kapasitas sendiri.
- Bagaimana cara cek air radiator Alphard?
- Lihat tangki cadangan saat mesin dingin. Level harus di antara tanda FULL dan LOW.
- Kapan boleh membuka tutup tangki coolant?
- Setelah mesin dan radiator dingin. Saat masih panas, uap dan coolant dapat menyembur karena tekanan.
Sumber
- アルファード 取扱書 2018年1月 (Alphard AH30, pasar Jepang) - Toyota Motor Corporation (manual.toyota.jp)
- アルファード ハイブリッド 取扱書 2018年1月 (Alphard Hybrid AH30, pasar Jepang) - Toyota Motor Corporation (manual.toyota.jp)
- アルファード 取扱書 2010年4月 (Alphard AH20, pasar Jepang) - Toyota Motor Corporation (manual.toyota.jp)
Artikel terkait
- Minyak rem Alphard pakai apa: jenis, pedal rem, dan lampu peringatan menurut buku manual Toyota
- Tekanan angin ban Alphard AH30, Hybrid, dan AH20 menurut buku manual Toyota
- Aki Alphard AH30 bensin, Stop & Start, dan Hybrid: tipe, letak, dan cara jumper menurut buku manual Toyota
- Berapa liter oli Alphard AH30 2.5 dan 3.5? Kapasitas, jenis oli, dan isi buku manual Toyota
- Berapa liter oli Alphard lama AH20 2.4 dan 3.5? Kapasitas dan jenis oli menurut buku manual Toyota
- Oli Voxy berapa liter: kapasitas dan jenis oli mesin Voxy R90 M20A-FKS menurut buku manual Toyota