Oli Triton berapa liter: kapasitas oli mesin 4D56 dan 4N15 menurut buku manual Mitsubishi
Jawaban singkat
Buku manual Triton menulis isi tangki oli mesin 6,5 liter untuk 4D56 2WD, 5,5 liter untuk 4D56 4WD, dan 6,3 liter untuk 4N15, belum termasuk saringan oli. Mitsubishi meminta oli diesel dengan klasifikasi API CD atau lebih tinggi, atau ACEA A1/B1, A3/B3, A3/B4, A5/B5.
Dari mana angka ini
Angka di artikel ini diambil dari dua buku manual pemilik Triton terbitan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI): edisi model year 2020 dan edisi model year 2023. Keduanya mencakup Triton bermesin diesel 4D56 dan 4N15 yang dijual di Indonesia sebelum All New Triton. Triton generasi terbaru bermesin 4N16 punya buku manual sendiri dan tidak dibahas di sini.
Oli mesin Triton berapa liter?
Tabel kapasitas pengisian di bab spesifikasi memisahkan isi tangki oli, saringan oli, dan pendingin oli:
| Mesin dan penggerak | Tangki oli (liter) | Saringan oli MY20 (liter) | Saringan oli MY23 (liter) | Pendingin oli (liter) |
|---|---|---|---|---|
| 4D56 2WD | 6.5 | 0.8 | 0.4 | 0.1 |
| 4D56 4WD | 5.5 | 0.8 | 0.4 | 0.1 |
| 4N15 | 6.3 | 0.3 | 0.3 | 0.1 |
Edisi 2020 menambahkan satu baris untuk 4N15: angka 7.0 untuk kendaraan yang memenuhi regulasi Euro 5. Edisi 2023 tidak lagi mencantumkan baris itu. Isi saringan oli 4D56 juga berbeda di kedua edisi, 0.8 di edisi 2020 dan 0.4 di edisi 2023, sehingga mekanik sebaiknya mengikuti edisi yang sesuai tahun mobil.
Standar oli mesin diesel Triton
Untuk kendaraan tanpa diesel particulate filter (DPF), kedua edisi meminta oli yang memenuhi salah satu klasifikasi berikut:
- ACEA: untuk servis A1/B1, A3/B3, A3/B4, atau A5/B5.
- API: untuk servis CD atau lebih tinggi.
Edisi 2020 punya bagian terpisah untuk Triton dengan DPF. Kendaraan itu memerlukan oli ACEA C1, C2, C3, atau C4, atau JASO DL-1. Oli jenis ini rendah abu dan dibuat supaya filter partikel tidak cepat tersumbat. Bila tidak yakin mobil Anda memakai DPF, tanyakan ke dealer resmi Mitsubishi dengan menyebut nomor rangka.
Mitsubishi juga mencatat bahwa aditif oli tidak direkomendasikan karena bisa mengurangi kerja aditif yang sudah ada di dalam oli dan merusak bagian mekanis.
Kekentalan oli Triton menurut grafik manual
Grafik kekentalan untuk Triton tanpa DPF menautkan setiap nilai SAE dengan suhu udara terendah tempat oli itu boleh dipakai:
| Kekentalan SAE | Boleh dipakai mulai suhu udara |
|---|---|
| SAE 30 | 0 derajat Celsius ke atas |
| SAE 20W-40 | minus 10 derajat Celsius ke atas |
| SAE 15W-40 | minus 15 derajat Celsius ke atas |
| SAE 10W-30 | minus 20 derajat Celsius ke atas |
| SAE 5W-30 | seluruh rentang grafik |
Untuk Triton dengan DPF, grafiknya hanya berisi SAE 0W-30 dan 5W-30. SAE 10W-40 tidak tercantum di grafik Triton mana pun, jadi oli 10W-40 tidak termasuk pilihan yang ditulis manual.
Cara cek level oli Triton
- Parkir di tempat rata dan matikan mesin.
- Tunggu beberapa menit.
- Tarik dipstick dan lap sampai bersih.
- Masukkan lagi sedalam mungkin, lalu tarik dan baca levelnya.
- Bila kurang, buka tutup pengisian di cylinder head dan tambahkan oli sedikit demi sedikit sampai masuk rentang standar.
- Tutup kembali dengan rapat dan ulangi pembacaan.
Manual meminta level dibaca di sisi bawah dipstick karena tampilan level di kedua sisinya berbeda. Jangan mengisi berlebihan, dan jangan mencampur beberapa tipe oli.
Ringkasan untuk dibawa ke bengkel
Saat ganti oli dengan saringan, jumlah yang dituang mendekati isi tangki oli ditambah isi saringan. Untuk 4D56 2WD itu berarti sekitar 6,5 liter ditambah isi saringan, untuk 4D56 4WD sekitar 5,5 liter ditambah isi saringan, dan untuk 4N15 sekitar 6,3 liter ditambah 0,3 liter. Sisakan sedikit, hidupkan mesin sebentar, matikan, tunggu, lalu cek dipstick sebelum menambah. Cara ini lebih aman daripada menuang semua sekaligus.
Pilih oli diesel dengan label API CD atau lebih tinggi, misalnya CF-4, CH-4, CI-4, atau CK-4, atau oli dengan ACEA A3/B4. Untuk mesin dengan DPF, cari label ACEA C atau JASO DL-1.
Kapan oli Triton diganti
Jadwal ganti oli ada di buku servis yang menyertai mobil, bukan di buku manual pemilik. Manual hanya mengingatkan bahwa oli mesin memburuk lebih cepat bila mobil dipakai dalam kondisi berat. Untuk pikap, kondisi berat sangat umum: muatan penuh setiap hari, jalan berdebu, tanjakan panjang, atau mesin lama idle saat bongkar muat.
Bila Triton dipakai untuk usaha dengan pola seperti itu, ikuti interval kondisi berat di buku servis, dan periksa dipstick seminggu sekali. Oli diesel juga cepat menghitam karena jelaga. Warna gelap saja bukan tanda oli habis masa pakainya, tetapi level yang terus turun perlu diperiksa.
Kalau level oli sering turun
Mesin diesel memang memakai sedikit oli dalam kerja normal. Yang perlu diperhatikan adalah penurunan yang lebih cepat dari biasanya. Catat kilometer setiap kali menambah oli. Bila tambahannya makin sering, cari rembesan di sekitar penutup klep, karter, dan saringan oli, dan sampaikan catatan itu ke mekanik.
Sebaliknya, level oli yang naik juga patut dicurigai. Pada mesin dengan DPF, solar bisa ikut masuk ke oli saat regenerasi filter, sehingga level di dipstick naik. Manual edisi 2020 menyebut kondisi seperti sering mengemudi di tanjakan, dataran tinggi, idle lama, dan macet sebagai situasi yang membuat level oli lebih mudah naik.
Membaca label oli diesel di kemasan
Kemasan oli diesel biasanya mencetak beberapa kode sekaligus. Kode API untuk diesel diawali huruf C, misalnya CF-4, CH-4, CI-4, atau CK-4. Huruf kedua yang lebih belakang di alfabet berarti standar yang lebih baru. Kode ACEA diesel ringan ditulis seperti A3/B4, sedangkan kode ACEA C1 sampai C4 dan JASO DL-1 menandakan oli rendah abu untuk mesin dengan filter partikel. Oli yang hanya mencetak kode API S, seperti SN atau SP, adalah oli bensin.
Bila satu kemasan mencetak kode C dan S sekaligus, misalnya CI-4/SL, oli itu dirancang untuk dua jenis mesin. Yang menentukan cocok atau tidak untuk mesin diesel adalah kode C-nya.
Urutan ganti oli yang rapi
- Hangatkan mesin sebentar supaya oli lebih encer dan mudah keluar, lalu matikan.
- Buka baut pembuangan di karter dan biarkan oli menetes sampai habis.
- Ganti saringan oli dan oleskan sedikit oli baru di karet saringan sebelum dipasang.
- Pasang baut pembuangan dengan ring baru bila ringnya sudah rusak.
- Tuang oli baru mendekati isi tangki, hidupkan mesin satu atau dua menit, matikan, tunggu, lalu cek dipstick.
- Tambah sedikit demi sedikit sampai level di antara tanda batas.
Catat tanggal, kilometer, merek, dan kekentalan oli di buku servis atau stiker kecil di kaca. Catatan ini membantu saat pergantian berikutnya dan saat menjual mobil.
Pertanyaan umum
- Oli mesin Triton berapa liter?
- Isi tangki oli menurut buku manual: 6,5 liter untuk 4D56 2WD, 5,5 liter untuk 4D56 4WD, dan 6,3 liter untuk 4N15. Saringan oli butuh tambahan 0,3 sampai 0,8 liter tergantung mesin dan tahun.
- Oli Triton HDX berapa liter?
- Triton HDX memakai mesin 4D56. Untuk 4D56 2WD isinya 6,5 liter dan untuk 4D56 4WD 5,5 liter di tangki oli, ditambah isi saringan. Cocokkan dengan buku manual sesuai tahun mobil.
- Triton boleh pakai oli 10W-40?
- Grafik kekentalan di buku manual Triton tidak mencantumkan 10W-40. Pilihan yang ditulis adalah SAE 30, 20W-40, 15W-40, 10W-30, dan 5W-30, atau 0W-30 dan 5W-30 untuk mobil dengan DPF.
- Standar oli Triton apa?
- API CD atau lebih tinggi, atau ACEA A1/B1, A3/B3, A3/B4, A5/B5 untuk mobil tanpa DPF. Mobil dengan DPF butuh ACEA C1 sampai C4 atau JASO DL-1.
- Apakah oli bensin boleh untuk Triton?
- Tidak disarankan. Manual meminta klasifikasi diesel seperti API CD ke atas atau ACEA B. Oli yang hanya berlabel API S (untuk bensin) tidak memenuhi syarat itu.
- Kenapa isi saringan oli 4D56 berbeda antara edisi 2020 dan 2023?
- Manual edisi 2020 menulis 0,8 liter dan edisi 2023 menulis 0,4 liter. Ikuti edisi yang sesuai tahun mobil, atau tanyakan ke dealer Mitsubishi tipe saringan yang terpasang.
- Apakah artikel ini berlaku untuk All New Triton?
- Tidak. All New Triton bermesin 4N16 punya buku manual sendiri. Angka di sini untuk Triton bermesin 4D56 dan 4N15.
- Triton 4N15 butuh oli khusus?
- Untuk mobil tanpa DPF, standarnya sama dengan 4D56: API CD ke atas atau ACEA A1/B1, A3/B3, A3/B4, A5/B5. Mobil yang memakai DPF memerlukan oli ACEA C1 sampai C4 atau JASO DL-1.
- Triton boleh pakai oli 15W-40?
- Ya. Grafik di manual Triton mencantumkan SAE 15W-40 untuk suhu minus 15 derajat Celsius ke atas, untuk mobil tanpa DPF.
- Berapa liter oli yang dituang saat ganti oli dan saringan Triton 4N15?
- Sekitar 6,3 liter untuk tangki ditambah 0,3 liter untuk saringan. Tuang bertahap dan pastikan level di dipstick berada di rentang standar.
- Apakah boleh mencampur dua merek oli di Triton?
- Manual meminta pemilik tidak mencampur beberapa tipe oli. Saat menambah oli, pakai merek dan tipe yang sama dengan yang ada di mesin.
Sumber
- TRITON Owner's Manual MY20 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- TRITON Owner's Manual MY23 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- TRITON Owner's Manual MY20 dan MY23 (grafik kekentalan oli mesin diesel, transkripsi) - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
Artikel terkait
- Oli Destinator berapa liter: kapasitas dan jenis oli mesin 4B40 menurut buku manual Mitsubishi
- Oli L300 berapa liter: kapasitas oli mesin diesel 4N14 menurut buku manual Mitsubishi
- Oli matic Pajero Sport berapa liter: oli transmisi, transfer, dan gardan menurut buku manual Mitsubishi
- Oli matic Triton berapa liter: oli transmisi otomatis, manual, dan transfer menurut buku manual Mitsubishi
- Tekanan angin ban Destinator untuk 5 dan 7 penumpang menurut buku manual Mitsubishi
- Tekanan angin ban L300 depan dan belakang menurut buku manual Mitsubishi