Air radiator Xpander: berapa liter, coolant apa, dan cara menambahnya menurut buku manual Mitsubishi
Jawaban singkat
Buku manual Xpander dan Xpander Cross menulis kapasitas cairan pendingin mesin 5,0 liter, termasuk 0,65 liter di tangki cadangan. Mitsubishi menunjuk coolant asli Mitsubishi atau coolant ethylene glycol non-silikat yang setara, bukan air biasa.
Berapa liter air radiator Xpander?
Tabel kapasitas pengisian di bab spesifikasi menulis angka yang sama di semua manual yang kami periksa:
| Manual | Kapasitas coolant | Di tangki cadangan |
|---|---|---|
| Xpander model 2018 | 5.0 liter | 0.65 liter |
| Xpander model 2022 | 5.0 liter | 0.65 liter |
| Xpander model 2025 | 5.0 liter | 0.65 liter |
| Xpander Cross model 2020 | 5.0 liter | 0.65 liter |
| New Xpander Cross model 2026 | 5.0 liter | 0.65 L |
Angka 5,0 liter adalah isi seluruh sistem, termasuk tangki cadangan. Itu bukan jumlah yang dituang saat level turun sedikit. Untuk menambah, patokannya tanda di tangki cadangan.
Angka ini juga tidak berubah antara Xpander bertransmisi manual dan CVT, karena tabel kapasitas di manual tidak memisahkannya. Bila radiator dikuras penuh di bengkel, takaran ini yang menjadi acuan isi ulang.
Coolant apa untuk Xpander?
Nama coolant asli yang ditunjuk berbeda menurut tahun manual:
- Xpander model 2018, Xpander Cross model 2020, dan New Xpander Cross model 2026: MITSUBISHI MOTORS GENUINE SUPER LONG LIFE COOLANT PREMIUM.
- Xpander model 2022 dan 2025: MITSUBISHI MOTORS GENUINE SUPER MAX LONG LIFE COOLANT.
Semua manual menerima coolant setara, dengan ciri yang sama: berbahan dasar ethylene glycol, non-silicate, non-amine, non-nitrate, dan non-borate, dengan teknologi long life hybrid organic acid. Ciri itu yang dicocokkan dengan label botol coolant merek lain.
Manual juga menulis bahwa coolant mesin perlu diganti secara berkala, karena zat anti karat di dalamnya menjaga komponen aluminium. Coolant yang sudah lama dipakai tidak cukup hanya ditambah.
Warna air radiator Xpander
Buku manual Xpander tidak menyebut warna coolant. Yang ditulis hanya nama produk dan ciri bahan di atas. Karena coolant dengan warna yang sama bisa punya bahan berbeda, pilih berdasarkan ciri bahan di label, bukan berdasarkan warna cairan. Bila coolant lama di tangki berbeda warna dari coolant yang akan ditambahkan, tanyakan ke dealer resmi apakah keduanya boleh dicampur.
Kenapa tidak boleh diisi air biasa
Manual menjelaskan coolant mesin mengandung zat anti karat berbahan ethylene glycol. Sebagian komponen mesin terbuat dari aluminium alloy, dan zat ini mencegah korosi serta penyumbatan di radiator, heater, cylinder head, dan blok mesin. Karena itu coolant tidak boleh diisi hanya dengan air biasa, meskipun cuaca panas.
Manual juga melarang memakai air untuk mengatur kadar coolant, mencampur coolant dengan air biasa, dan memakai air keran. Air menurunkan daya pelindung karat dan punya titik didih lebih rendah, sedangkan air keran bisa menimbulkan korosi dan karat.
Kadar campuran coolant
Manual mengatur kadar anti-beku menurut suhu lingkungan: 50 % untuk suhu di atas minus 35 derajat Celsius, dan 60 % untuk suhu di bawahnya. Untuk Indonesia, yang berlaku adalah 50 %. Kadar di atas 60 % justru mengurangi kemampuan anti-beku dan pendinginan, sehingga mesin bisa rusak.
Manual juga melarang anti-beku berbahan alkohol atau methanol, atau coolant yang dicampur dengan bahan itu, karena dapat membuat komponen aluminium berkarat. Kadar campuran juga perlu diperiksa secara berkala, dan anti-beku ditambahkan bila kadarnya kurang.
Cara cek air radiator Xpander
Tangki cadangan coolant Xpander berbahan transparan dan terletak di ruang mesin. Levelnya harus berada di antara tanda L (LOW) dan F (FULL), dan dibaca saat mesin dingin.
Sistem pendingin adalah sistem tertutup, jadi pengurangan normalnya sangat sedikit. Manual menulis penurunan level yang jelas menandakan kebocoran, dan meminta mobil segera diperiksa di dealer resmi Mitsubishi.
Cara menambah coolant
- Pastikan mesin sudah dingin.
- Bila level di bawah L, buka tutup tangki cadangan dan tambahkan coolant sampai di antara L dan F.
- Bila tangki cadangan benar-benar kosong, buka tutup radiator dan isi coolant sampai leher pengisian.
Jangan membuka tutup radiator saat mesin masih panas. Sistem pendingin masih bertekanan tinggi, dan cairan panas yang menyembur bisa menimbulkan luka bakar. Saat mesin panas, menambahkan coolant juga bisa merusak mesin; tunggu dingin, lalu tuang sedikit demi sedikit.
Bila Xpander overheat
Saat mesin terlalu panas, tampilan peringatan suhu coolant muncul di instrument cluster dan simbolnya berkedip. Bab keadaan darurat di manual model 2025 memberi langkah ini:
- Hentikan mobil di tempat aman. Pada mobil dengan Auto Stop & Go, tekan tombol AS&G OFF sebelum berhenti.
- Lihat apakah ada uap dari ruang mesin. Bila tidak ada, angkat kap dengan mesin tetap hidup. Bila ada, matikan mesin, tunggu uap berhenti, angkat kap, lalu hidupkan lagi.
- Pastikan kipas pendingin berputar. Bila berputar, matikan mesin setelah peringatan suhu hilang. Bila tidak berputar, segera matikan mesin dan hubungi dealer resmi.
- Periksa level di tangki cadangan dan tambahkan coolant bila perlu.
- Periksa selang radiator dari kebocoran dan drive belt dari kekenduran atau kerusakan.
Jangan buka kap bila uap masih keluar, dan jaga tangan serta pakaian dari kipas.
Tampilan suhu coolant di panel
Layar multi informasi Xpander menampilkan suhu coolant mesin dalam bentuk grafik batang. Manual meminta pengemudi selalu memperhatikan tampilan ini saat berkendara. Bila coolant terlalu panas, simbol suhu berkedip dan grafik batang masuk ke zona merah. Pada saat itu manual meminta mobil segera diparkir di tempat aman, lalu langkah overheat di bawah dijalankan.
Catatan untuk Xpander Cross dengan Auto Stop & Go
Manual New Xpander Cross model 2026 memakai langkah overheat yang sama, dengan satu catatan untuk mobil yang dilengkapi Auto Stop & Go: tekan tombol AS&G OFF sebelum menghentikan mobil, seperti yang juga diminta manual Xpander model 2025. Tangki cadangan, tanda L dan F, dan kapasitas coolant tidak berbeda dari Xpander biasa.
Tutup radiator dan tutup tangki cadangan
Manual model 2025 mengingatkan bahwa air panas bisa menyembur dari ruang mesin meskipun tidak terlihat uap, dan uap panas bahkan bisa mendorong lepas tutup tangki cadangan. Karena itu buka kap dengan hati-hati, jangan menyentuh tutup radiator selama mesin panas, dan tunggu mesin dingin sebelum membuka tutup mana pun. Setelah menambah coolant, periksa selang radiator dari rembesan dan drive belt dari kekenduran atau kerusakan. Bila ada kerusakan pada sistem pendingin atau drive belt, manual menyarankan diperiksa dan diperbaiki.
Aditif radiator
Catatan di bagian cairan pendingin menulis bahwa penggunaan aditif tidak direkomendasikan, karena bisa mengurangi efektivitas aditif yang sudah ada dan merusak komponen mekanis. Bila coolant dengan klasifikasi yang diminta tidak tersedia, manual meminta pemilik menghubungi dealer resmi Mitsubishi.
Pertanyaan umum
- Berapa liter air radiator Xpander?
- 5,0 liter untuk seluruh sistem, termasuk 0,65 liter di tangki cadangan.
- Berapa liter air radiator Xpander Cross?
- Sama, 5,0 liter termasuk 0,65 liter di tangki cadangan, menurut manual Xpander Cross model 2020 dan 2026.
- Air radiator Xpander warna apa?
- Manual tidak menyebut warna. Pilih coolant berdasarkan ciri bahan: ethylene glycol non-silikat dengan teknologi long life hybrid organic acid.
- Coolant apa untuk Xpander?
- Coolant asli Mitsubishi Super Long Life Coolant Premium atau Super Max Long Life Coolant, tergantung tahun manual, atau coolant setara.
- Bolehkah radiator Xpander diisi air biasa?
- Tidak. Manual melarang coolant diisi hanya dengan air biasa atau dicampur air keran.
- Berapa kadar campuran coolant Xpander?
- 50 persen untuk suhu di atas minus 35 derajat Celsius. Kadar di atas 60 persen justru mengurangi daya pendinginan.
- Di mana tempat air radiator Xpander?
- Tangki cadangan transparan di ruang mesin, dengan tanda L dan F. Bila tangki itu benar-benar kosong, coolant diisi lewat leher radiator saat mesin sudah dingin.
- Kapan cek air radiator Xpander?
- Saat mesin dingin. Level harus di antara tanda L dan F pada tangki cadangan.
- Kenapa air radiator Xpander cepat habis?
- Sistemnya tertutup dan pengurangan normalnya sangat sedikit. Penurunan yang jelas menandakan kebocoran, jadi periksakan ke dealer resmi.
- Bolehkah buka tutup radiator Xpander saat panas?
- Tidak. Sistem masih bertekanan, dan cairan panas bisa menyembur. Tunggu mesin dingin.
- Apa yang dilakukan saat Xpander overheat?
- Berhenti di tempat aman, cek uap, pastikan kipas berputar, lalu periksa level coolant setelah mesin cukup dingin.
- Apakah boleh pakai aditif radiator di Xpander?
- Manual tidak merekomendasikan aditif karena bisa mengurangi efektivitas aditif yang sudah ada dan merusak komponen mekanis.
Sumber
- XPANDER Owner's Manual MY18 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER Owner's Manual MY22 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER Owner's Manual MY25 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER CROSS Owner's Manual MY20 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- NEW XPANDER CROSS Owner's Manual MY26 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
Artikel terkait
- Minyak rem Xpander dan Xpander Cross: DOT berapa, cara cek, dan aturannya menurut buku manual
- Oli CVT Mitsubishi Xpander 2022 dan 2025: CVT Fluid-MA1 dan kapasitas menurut buku manual
- Oli transmisi matic Mitsubishi Xpander 2018 sampai 2021: ATF-MA1, kapasitas 4,9 liter, dan isi buku manual
- Tekanan angin ban Mitsubishi Xpander menurut buku manual, per ukuran ban dan muatan
- Oli Mitsubishi Xpander sesuai buku manual: kekentalan, standar API dan ACEA, serta kapasitas
- Ukuran aki Mitsubishi Xpander per tahun model: 34B19L, Q-85, dan catatan Auto Stop & Go