Langsung ke konten
MekanikuJakarta Selatan0851-5695-3510

Oli CVT Mitsubishi Xpander 2022 dan 2025: CVT Fluid-MA1 dan kapasitas menurut buku manual

Jawaban singkat

Manual New Xpander model 2022 menulis oli CVT 7,5 liter, sedangkan manual model 2025 menulis 7,15 liter. Keduanya meminta MITSUBISHI MOTORS GENUINE CVT Fluid-MA1 dan melarang oli transmisi lain karena dapat merusak transmisi.

Kapasitas oli CVT di manual model 2022 dan 2025

Tabel kapasitas pengisian di bab Spesifikasi buku manual New Xpander memuat baris oli transmisi untuk CVT dan untuk transmisi manual. Angka CVT berbeda antara manual model 2022 dan model 2025.

Buku manualOli CVTOli transmisi manual (M/T)
New Xpander model 20227,5 liter, MITSUBISHI MOTORS GENUINE CVT Fluid-MA11,8 liter, API GL-4, SAE 75W-80
New Xpander model 20257,15 liter, MITSUBISHI MOTORS GENUINE CVT Fluid-MA11,8 liter, API GL-4, SAE 75W-80

Kedua manual menambahkan peringatan yang sama: hanya gunakan MITSUBISHI MOTORS GENUINE CVT Fluid-MA1, karena oli transmisi yang berbeda dapat merusak transmisi. Jenis olinya sama, tetapi angka kapasitasnya tidak. Pakai angka dari manual sesuai tahun model mobil.

Cara kerja CVT menurut manual

Manual model 2025 menjelaskan bahwa CVT mengubah rasio gigi secara otomatis dan terus-menerus, tergantung kondisi jalan dan cara mengemudi. CVT memilih rasio yang optimal menurut kecepatan kendaraan dan posisi pedal gas. Untuk akselerasi tambahan di posisi D, pedal gas diinjak penuh dan CVT akan menurunkan rasio secara otomatis.

Tuas selektor CVT punya lima posisi dan dilengkapi tombol pengunci. Saat pedal gas dilepas, transmisi mencegah kenaikan rasio yang tidak perlu dan bisa berpindah ke rasio lebih rendah untuk pengereman mesin yang lebih kuat.

Tombol Ds (DOWNSHIFT & SPORTY)

Pada manual model 2025, tombol pengontrol Ds dapat dipakai saat tuas berada di D. Manual menyebut dua kegunaan: saat pengereman mesin diperlukan, atau untuk pengemudian bertenaga tinggi. Saat tombol Ds ditekan, tampilan posisi tuas selektor di panel ikut berubah.

Kebiasaan mengemudi yang diminta manual

Beberapa peringatan di bab CVT berkaitan langsung dengan perawatan transmisi:

  • Jangan memacu mesin dengan pedal rem ditekan saat kendaraan diam, karena dapat merusak CVT.
  • Jangan memacu mesin saat memindahkan tuas dari P atau N.
  • Jangan meluncur mundur di turunan dengan tuas di D atau L, dan jangan meluncur maju dengan tuas di R.
  • Injak pedal rem sepenuhnya sebelum memilih posisi saat mesin menyala dan kendaraan diam.
  • Injak pedal rem dengan kaki kanan, karena kaki kiri dapat memperlambat reaksi saat darurat.

Manual menjelaskan alasan pedal rem harus diinjak penuh: kendaraan mulai bergerak segera setelah CVT terhubung, terutama saat putaran mesin tinggi, saat idle cepat, atau saat A/C bekerja. Rem baru dilepas ketika pengemudi siap berjalan. Manual juga mencatat bahwa menginjak pedal gas sementara kaki lain bertumpu di pedal rem memengaruhi efisiensi pengereman dan dapat mempercepat keausan kanvas rem.

Untuk menunggu sebentar, misalnya di lampu merah, tuas boleh tetap di posisinya dengan kendaraan ditahan rem. Untuk menunggu lebih lama dengan mesin menyala, manual meminta tuas dipindah ke N dan rem parkir dipakai. Saat parkir, hentikan kendaraan, pasang rem parkir penuh, lalu pindahkan tuas ke P.

Tanda masalah pada CVT

Manual menulis bahwa ketika tampilan posisi tuas selektor berkedip saat mengemudi, mungkin ada masalah pada sistem CVT atau suhu oli CVT menjadi tinggi secara tidak normal. Bila kerusakan CVT terjadi saat mengemudi, peringatan muncul di layar informasi. Manual meminta kendaraan segera diparkir di tempat aman dan diperiksa ke dealer resmi Mitsubishi.

Lampu pemeriksaan mesin juga memantau sistem kontrol CVT. Menurut manual, kendaraan masih bisa dikendarai dan tidak perlu diderek saat lampu ini menyala, tetapi sistemnya disarankan diperiksa sesegera mungkin.

Bila oli CVT terlalu panas

Manual model 2025 membedakan dua kondisi. Bila peringatan di layar informasi menunjukkan oli CVT terlalu panas, kontrol mesin dapat aktif untuk menurunkan suhu oli. Akibatnya putaran mesin dan kecepatan kendaraan turun, atau waktu perpindahan gigi berubah. Pengemudi diminta memperlambat kendaraan, atau berhenti di tempat aman, memindahkan tuas ke P, dan membuka kap mesin dengan mesin tetap menyala.

Bila lampu indikator berkedip cepat, sekali per detik, manual menyebut oli CVT terlalu panas. Kendaraan diparkir di tempat aman tanpa mematikan mesin, tuas dipindah ke P, kap dibuka, dan mesin dibiarkan idle. Setelah beberapa saat, tuas dipindah ke posisi selain P untuk memastikan indikator berhenti berkedip.

Pada kedua kondisi, perjalanan aman dilanjutkan bila peringatan tidak muncul lagi. Bila tetap muncul, hubungi dealer resmi Mitsubishi.

Tanjakan, turunan, dan parkir di jalan miring

Manual melarang menahan kendaraan agar diam di tanjakan dengan pedal gas. Pakai rem parkir, rem biasa, atau keduanya.

Saat parkir di jalan miring, pasang rem parkir lebih dulu sebelum memindahkan tuas ke P. Bila tuas dipindah ke P sebelum rem parkir dipasang, tuas bisa sulit dikeluarkan dari P saat mobil akan dipakai lagi dan butuh tenaga besar untuk menggerakkannya.

Manual juga mencatat satu gejala yang perlu diwaspadai: bila transmisi tidak mengubah kecepatan saat berkendara, atau kendaraan tidak mencapai kecepatan yang cukup saat mulai berjalan di tanjakan, mungkin ada masalah pada transmisi yang membuat alat pengaman aktif. Kendaraan diminta segera diperiksa ke dealer resmi.

Menderek Xpander CVT

Manual model 2025 melarang menderek kendaraan CVT dengan roda penggerak di tanah. Bila transmisi rusak, kendaraan diderek dengan roda penggerak di atas truk. Derek berjenis angkat ayun atau sling lift tidak boleh dipakai karena dapat merusak bumper dan bagian depan kendaraan.

Bila kendaraan diderek dengan kunci kontak atau mode pengoperasian di ON dan hanya roda depan atau hanya roda belakang yang terangkat, Active Stability Control dapat bekerja dan menyebabkan kecelakaan. Saat roda depan terangkat, manual meminta kunci kontak di LOCK atau ACC, atau mode pengoperasian di OFF atau ACC.

Jangan tertukar dengan Xpander 2018 sampai 2021

Xpander matic model 2018 sampai 2021 memakai transmisi otomatis 4 percepatan, bukan CVT. Tabel kapasitas di manual model 2021 menulis 4,9 liter MITSUBISHI MOTORS GENUINE ATF-MA1. ATF-MA1 dan CVT Fluid-MA1 adalah dua oli yang berbeda, dan masing-masing manual meminta hanya olinya sendiri yang dipakai.

Bila tahun model mobil belum jelas, tahun pembuatan tercantum di STNK. Bentuk tuas juga bisa membantu: manual A/T menulis 6 posisi tuas, sedangkan manual CVT menulis 5 posisi.

Kapan oli CVT diganti?

Buku manual pemilik tidak mencantumkan jadwal penggantian oli CVT di bab Perawatan maupun di tabel kapasitas. Jadwal perawatan berkala ada di buku servis yang diberikan dealer.

Angka 7,5 liter atau 7,15 liter adalah angka di tabel kapasitas pengisian. Manual tidak menjelaskan berapa liter yang keluar saat penggantian, jadi jumlah oli yang dibutuhkan saat servis bisa berbeda dari angka tabel.

Pertanyaan umum

Berapa liter oli CVT Xpander?
Manual model 2022 menulis 7,5 liter, dan manual model 2025 menulis 7,15 liter.
Oli CVT Xpander pakai apa?
MITSUBISHI MOTORS GENUINE CVT Fluid-MA1. Manual meminta hanya oli ini yang dipakai karena oli transmisi yang berbeda dapat merusak transmisi.
Apakah oli CVT Xpander sama dengan ATF Xpander lama?
Tidak. Xpander matic model 2018 sampai 2021 memakai ATF-MA1 4,9 liter, sedangkan model 2022 ke atas memakai CVT Fluid-MA1.
Kapan ganti oli CVT Xpander?
Buku manual pemilik tidak mencantumkan jadwalnya. Ikuti jadwal di buku servis dari dealer resmi Mitsubishi.
Kenapa indikator posisi tuas CVT berkedip?
Menurut manual, mungkin ada masalah pada sistem CVT atau suhu oli CVT tinggi secara tidak normal. Parkir di tempat aman dan periksakan ke dealer resmi.
Apa fungsi tombol Ds pada Xpander CVT?
Manual model 2025 menyebut tombol Ds dipakai di posisi D saat pengereman mesin diperlukan atau untuk pengemudian bertenaga tinggi.
Apakah boleh menginjak gas sambil menahan rem saat diam?
Manual melarang memacu mesin dengan pedal rem ditekan saat kendaraan tidak bergerak karena dapat merusak CVT.
Apa yang dilakukan bila oli CVT Xpander terlalu panas?
Manual meminta pengemudi memperlambat kendaraan, atau berhenti di tempat aman, memindahkan tuas ke P, dan membuka kap mesin dengan mesin tetap menyala sampai peringatan hilang.
Kenapa tuas CVT Xpander susah keluar dari P?
Menurut manual, ini bisa terjadi bila tuas dipindah ke P sebelum rem parkir dipasang saat parkir di jalan miring. Pasang rem parkir lebih dulu.
Bagaimana menderek Xpander CVT?
Manual melarang menderek dengan roda penggerak di tanah. Bila transmisi rusak, derek dengan roda penggerak di atas truk.

Sumber

  1. XPANDER Owner's Manual MY22 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  2. XPANDER Owner's Manual MY25 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  3. XPANDER Owner's Manual MY21 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia

Artikel terkait

Panggil montir Mekaniku ke rumah

Montir kami datang ke lokasi Anda di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Ceritakan gejala dan tipe mobil Anda lewat WhatsApp untuk cek jadwal.

Chat WhatsApp