Langsung ke konten
MekanikuJakarta Selatan0851-5695-3510

Tekanan angin ban Mitsubishi Xpander menurut buku manual, per ukuran ban dan muatan

Jawaban singkat

Menurut buku manual, Xpander model 2018 sampai 2021 memakai 2,3 bar untuk ban 185/65R15 dan 2,1 bar untuk ban 205/55R16. Model 2022 dan 2025 memakai 2,3 bar untuk ban 195/65R16 maupun 205/55R17. Saat membawa 6 sampai 7 orang dengan kargo, hanya ban belakang yang dinaikkan.

Tekanan angin ban Xpander model 2018 sampai 2021

Buku manual Xpander model 2018, 2019, 2020, dan 2021 mencantumkan tekanan angin ban di bab Perawatan, pada bagian Ban. Tabelnya dibagi menurut dua ukuran ban bawaan dan dua kondisi muatan: 1 sampai 5 orang dengan kargo, serta 6 sampai 7 orang dengan kargo. Setiap angka ditulis dalam tiga satuan, yaitu bar, PSI, dan kPa.

Ukuran ban1-5 orang, depan1-5 orang, belakang6-7 orang, depan6-7 orang, belakang
185/65R15 88H2,3 bar (33 PSI)2,3 bar (33 PSI)2,3 bar (33 PSI)2,8 bar (41 PSI)
205/55R16 91V2,1 bar (30 PSI)2,1 bar (30 PSI)2,1 bar (30 PSI)2,6 bar (38 PSI)

Isi tabel ini sama di keempat buku manual. Bab Spesifikasi menulis pelek 15x5 1/2J untuk ban 185/65R15 dan pelek 16x6 1/2J untuk ban 205/55R16, keduanya dengan offset 46 mm.

Ban yang lebih lebar, 205/55R16, justru diisi lebih rendah, yaitu 2,1 bar. Pemilik yang pernah mengganti pelek dari 15 ke 16 inci, atau sebaliknya, perlu memakai baris tabel yang sesuai dengan ban yang sekarang terpasang, bukan angka yang biasa dipakai sebelumnya.

Tekanan angin ban New Xpander model 2022 sampai 2025

Mulai model 2022, ukuran ban Xpander berubah dan tabel tekanan angin ikut berubah. Manual model 2022 dan model 2025 menulis dua ukuran ban normal, 195/65R16 92H dan 205/55R17 91V, ditambah satu baris untuk ban cadangan sementara.

Ukuran ban1-5 orang, depan1-5 orang, belakang6-7 orang, depan6-7 orang, belakang
195/65R16 92H2,3 bar (33 PSI)2,3 bar (33 PSI)2,3 bar (33 PSI)2,6 bar (38 PSI)
205/55R17 91V2,3 bar (33 PSI)2,3 bar (33 PSI)2,3 bar (33 PSI)2,6 bar (38 PSI)
T135/90D16 102M (cadangan sementara)4,2 bar (60 PSI)

Berbeda dari model 2018 sampai 2021, kedua ukuran ban pada model 2022 dan 2025 memakai angka yang sama: 2,3 bar untuk depan dan belakang, dan 2,6 bar untuk ban belakang saat mobil membawa 6 sampai 7 orang dengan kargo. Manual model 2025 menulis pelek 16x6J untuk ban 195/65R16 dan 17x6 1/2J untuk ban 205/55R17.

Kolom 6 sampai 7 orang: hanya ban belakang yang naik

Kolom 6 sampai 7 orang dengan kargo hanya mengubah angka ban belakang. Ban depan tetap pada angka yang sama dengan kondisi 1 sampai 5 orang.

  • Model 2018 sampai 2021, ban 185/65R15: belakang naik dari 2,3 bar ke 2,8 bar.
  • Model 2018 sampai 2021, ban 205/55R16: belakang naik dari 2,1 bar ke 2,6 bar.
  • Model 2022 dan 2025, kedua ukuran ban: belakang naik dari 2,3 bar ke 2,6 bar.

Manual tidak menulis alasan di balik angka ini, dan tidak menulis kapan tepatnya tekanan harus diturunkan kembali. Yang tertulis hanya pembagian menurut jumlah penumpang dan kargo. Jadi saat mobil kembali dipakai dengan 1 sampai 5 orang, kolom yang berlaku adalah kolom 1 sampai 5 orang.

Cara mengukur tekanan angin ban menurut manual

Buku manual meminta tekanan semua ban diperiksa dalam keadaan dingin. Bila tekanan kurang atau berlebih, setel sesuai nilai spesifikasi di tabel. Setelah tekanan disetel, periksa ban dari kerusakan atau kebocoran, lalu pastikan tutup pentil terpasang kembali.

  1. Ukur saat ban masih dingin, sebelum mobil dipakai jauh.
  2. Lepas tutup pentil dan ukur setiap ban dengan alat ukur tekanan.
  3. Tambah atau kurangi angin sampai sesuai baris tabel untuk ukuran ban dan jumlah penumpang.
  4. Periksa permukaan ban dari luka, retak, atau benda yang menancap.
  5. Pasang lagi tutup pentil.

Bab tentang mengemudi juga meminta tekanan angin ban diperiksa dengan interval teratur. Manual tidak menyebut jarak tempuh atau jumlah hari untuk interval itu.

Label di kursi pengemudi dan ban di luar daftar manual

Catatan di bawah tabel tekanan angin menyebut bahwa ban yang boleh dipasang pada mobil ditunjukkan pada label di kursi pengemudi. Untuk detailnya, manual meminta pemilik menghubungi dealer resmi Mitsubishi.

Bab Perawatan juga mengingatkan agar tidak memakai ban dengan ukuran yang berbeda dari yang disebutkan dan tidak mencampur ban dengan ukuran dan jenis berbeda, karena dapat memengaruhi keselamatan berkendara. Manual menambahkan bahwa pelek dengan ukuran lingkar dan offset yang sama pun belum tentu terpasang dengan baik karena bentuk ban, sehingga pemilik diminta berkonsultasi dengan spesialis sebelum memakai pelek lain.

Tabel tekanan di manual hanya memuat ukuran ban yang tercantum di dalamnya. Untuk ukuran lain, manual tidak memberi angka.

Tekanan ban cadangan

Manual model 2021 menyebut ban cadangan disimpan di bagian bawah bagasi. Tekanannya diminta diperiksa secara berkala. Manual juga menyarankan tekanan ban cadangan dijaga pada batas tertinggi dari spesifikasi, supaya ban siap dipakai pada kondisi apa pun, baik di dalam kota, pada kecepatan tinggi, maupun saat muatan berubah.

Manual model 2022 dan 2025 mencantumkan ban cadangan sementara berukuran T135/90D16 102M dengan tekanan 4,2 bar (60 PSI). Manual model 2025 menulis beberapa batasan untuk ban ini:

  • hanya untuk sementara dan harus dilepas segera setelah roda asli diperbaiki atau diganti;
  • kecepatan tidak boleh lebih dari 80 km/jam;
  • hindari start cepat, pengereman mendadak, dan belokan tajam;
  • ground clearance berkurang karena diameter ban lebih kecil dari ban standar.

Angka 4,2 bar jauh di atas angka ban biasa, jadi jangan menyamakan tekanan ban cadangan sementara dengan ban lain saat mengisi angin.

Akibat tekanan angin yang kurang

Bagian mengemudi ekonomis di manual menjelaskan bahwa tekanan angin ban yang kurang meningkatkan hambatan saat berjalan sehingga konsumsi bahan bakar naik. Tekanan yang kurang juga sangat memengaruhi keausan ban dan stabilitas mengemudi.

Di bagian ban cadangan, manual memberi peringatan yang lebih keras: mengemudi dengan tekanan angin ban yang kurang dapat menyebabkan kecelakaan. Bila tidak ada pilihan lain selain memakai ban yang kurang angin, pengemudi diminta berjalan perlahan dan segera menambah angin begitu memungkinkan.

Bagian rotasi ban mencatat bahwa keausan tidak normal biasanya disebabkan oleh tekanan angin yang tidak benar, roda tidak sejajar, roda tidak seimbang, atau pengereman keras.

Alur ban, penunjuk keausan, dan rotasi

Manual meminta ban diperiksa dari potongan, retak, dan kerusakan lain, serta dari potongan logam atau kerikil yang menancap. Ban dengan potongan atau retak yang dalam harus diganti. Kedalaman alur telapak ban harus lebih dari 1,6 mm untuk memenuhi syarat pemakaian. Saat ban mulai aus, penunjuk keausan alur akan muncul di permukaan ban, dan bila penunjuk ini sudah terlihat, ban harus diganti.

Untuk rotasi, manual tidak memberi jarak tempuh tetap. Rotasi disarankan segera setelah ditemukan keausan tidak normal, atau ketika ada perbedaan keausan antara roda depan dan belakang. Saat merotasi, periksa juga keausan dan kerusakan yang tidak merata. Bila ban cadangan berbeda dari ban standar, ban cadangan tidak ikut dirotasi.

Apa arti bar, PSI, dan kPa di tabel tekanan ban?

Tabel di manual Xpander menulis setiap angka dalam tiga satuan. Contohnya 2,3 bar ditulis juga 33 PSI dan 230 kPa, sedangkan 2,8 bar ditulis 41 PSI dan 280 kPa. Bila alat ukur hanya menampilkan satu satuan, pakai angka tabel dengan satuan yang sama.

Angka PSI di tabel manual adalah angka bulat. Contohnya 2,1 bar ditulis 30 PSI dan 2,6 bar ditulis 38 PSI. Saat memakai alat ukur berskala PSI, ikuti angka PSI yang tertulis di tabel, jangan menghitung ulang dari angka bar.

Pertanyaan umum

Berapa tekanan angin ban Xpander?
Untuk model 2018 sampai 2021, ban 185/65R15 diisi 2,3 bar dan ban 205/55R16 diisi 2,1 bar. Model 2022 dan 2025 memakai 2,3 bar untuk ban 195/65R16 maupun 205/55R17.
Berapa PSI ban Xpander?
Manual menulis 2,3 bar sebagai 33 PSI dan 2,1 bar sebagai 30 PSI. Saat membawa 6 sampai 7 orang, ban belakang menjadi 41 PSI atau 38 PSI, tergantung ukuran ban.
Apakah ban belakang Xpander harus lebih keras?
Hanya saat mobil membawa 6 sampai 7 orang dengan kargo. Dengan 1 sampai 5 orang, depan dan belakang memakai angka yang sama.
Berapa tekanan ban Xpander ring 17?
Ban 205/55R17 pada manual model 2022 dan 2025 diisi 2,3 bar depan dan belakang, dan 2,6 bar di belakang saat membawa 6 sampai 7 orang dengan kargo.
Berapa tekanan ban cadangan Xpander?
Ban cadangan sementara T135/90D16 pada manual model 2022 dan 2025 diisi 4,2 bar. Untuk model 2021, manual menyarankan ban cadangan dijaga pada batas tertinggi dari spesifikasi.
Kapan waktu yang tepat mengukur tekanan ban?
Saat ban dingin, seperti yang diminta buku manual. Setelah menyetel tekanan, periksa ban dari kerusakan atau kebocoran dan pasang lagi tutup pentil.
Apakah angka ini berlaku untuk Xpander Cross?
Artikel ini hanya memakai buku manual Xpander. Xpander Cross punya buku manual sendiri di situs Mitsubishi Indonesia, jadi periksa tabel di manual itu.
Berapa batas minimal alur ban Xpander?
Manual menulis kedalaman alur telapak harus lebih dari 1,6 mm. Bila penunjuk keausan alur sudah terlihat di permukaan ban, ban harus diganti.

Sumber

  1. XPANDER Owner's Manual MY18 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  2. XPANDER Owner's Manual MY19 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  3. XPANDER Owner's Manual MY20 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  4. XPANDER Owner's Manual MY21 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  5. XPANDER Owner's Manual MY22 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  6. XPANDER Owner's Manual MY25 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia

Artikel terkait

Panggil montir Mekaniku ke rumah

Montir kami datang ke lokasi Anda di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Ceritakan gejala dan tipe mobil Anda lewat WhatsApp untuk cek jadwal.

Chat WhatsApp