Langsung ke konten
MekanikuJakarta Selatan0851-5695-3510

Oli transmisi matic Mitsubishi Xpander 2018 sampai 2021: ATF-MA1, kapasitas 4,9 liter, dan isi buku manual

Jawaban singkat

Buku manual Xpander model 2018 sampai 2021 menulis oli transmisi otomatis (A/T) 4,9 liter dengan jenis MITSUBISHI MOTORS GENUINE ATF-MA1. Manual meminta hanya oli ini yang dipakai, karena oli transmisi yang berbeda dapat merusak transmisi.

Yang ditulis tabel kapasitas pengisian

Tabel kapasitas pengisian di bab Spesifikasi buku manual Xpander model 2018 sampai 2021 memuat dua baris oli transmisi, satu untuk transmisi otomatis dan satu untuk transmisi manual.

ItemJumlahPelumas
Oli transmisi otomatis (A/T)4,9 literMITSUBISHI MOTORS GENUINE ATF-MA1
Oli transmisi manual (M/T)1,8 literMITSUBISHI MOTORS GENUINE NEW MULTI GEAR OIL ECO API GL-4, SAE 75W-80

Di bawah baris A/T, manual menambahkan peringatan: hanya gunakan MITSUBISHI MOTORS GENUINE ATF-MA1, karena penggunaan oli transmisi yang berbeda dapat merusak transmisi. Angka dan jenis oli ini sama di manual model 2018, 2019, 2020, dan 2021.

Manual tidak mencantumkan daftar oli pengganti atau standar umum untuk ATF, berbeda dengan bagian oli mesin yang memuat klasifikasi API, ILSAC, dan ACEA. Untuk transmisi otomatis, satu-satunya acuan di buku manual adalah nama ATF-MA1.

Transmisi otomatis 4 percepatan pada Xpander

Menurut bab Menghidupkan dan Mengendarai, transmisi otomatis Xpander model 2018 sampai 2021 punya 4 gigi maju dan 1 gigi mundur. Masing-masing gigi dipilih secara otomatis, tergantung posisi tuas selektor, kecepatan kendaraan, dan posisi pedal gas.

Tuas selektor punya 6 posisi dan dilengkapi tombol lock untuk mencegah salah memilih gigi. Untuk memindahkan tuas dari posisi P, pedal rem harus diinjak. Bila pedal rem tidak diinjak dan ditahan, shift-lock bekerja dan tuas tidak bisa keluar dari P.

Manual juga meminta pengemudi tidak menekan tombol lock terus-menerus saat memindahkan tuas, karena tuas bisa masuk ke P, R, 2, atau L tanpa sengaja.

Arti posisi P, R, N, D, 2, dan L

PosisiFungsi menurut manual
P (PARK)Mengunci transmisi agar kendaraan tidak bergerak. Mesin dapat dihidupkan pada posisi ini.
R (REVERSE)Untuk mundur.
N (NEUTRAL)Transmisi dibebaskan, dipakai saat kendaraan diam lama, misalnya di jalan macet.
D (DRIVE)Untuk berkendara normal. Transmisi memilih gigi yang sesuai secara otomatis.
2 (SECOND)Tenaga ekstra di tanjakan curam dan pengereman mesin di jalan yang agak curam.
L (LOW)Untuk jalan yang sangat curam dan pengereman mesin pada kecepatan rendah saat turunan sangat curam.

Manual melarang memindahkan tuas ke P atau R saat kendaraan masih berjalan, dan melarang pindah dari R ke D saat kendaraan masih bergerak, untuk mencegah kerusakan transmisi. Memindahkan tuas ke N saat berkendara juga dilarang karena pengemudi bisa tidak sengaja masuk ke P atau R, atau kehilangan pengereman mesin.

Tombol overdrive control

Tombol overdrive control bekerja saat tuas berada di D. Saat overdrive ON, transmisi berpindah otomatis di antara gigi 1, 2, 3, dan 4 untuk berkendara yang lebih hemat bahan bakar. Saat overdrive dimatikan, transmisi hanya memakai gigi 1, 2, dan 3, dan dapat memberi pengereman mesin di jalan menurun. Indikator overdrive OFF menyala di panel instrumen selama fungsi ini dimatikan.

Manual juga mencatat fungsi pencegah putaran mesin berlebih pada A/T. Karena fungsi ini, perpindahan dari D ke 2 atau dari 2 ke L tidak selalu terjadi saat tuas dipindahkan.

Tanda masalah pada transmisi otomatis

Manual menulis bahwa ketika tampilan posisi tuas selektor berkedip saat berkendara, kemungkinan ada kerusakan pada sistem A/T atau temperatur cairan A/T sangat tinggi. Peringatan juga bisa muncul di layar informasi. Dalam kondisi ini, alat pengaman bekerja karena ada kerusakan, dan manual meminta kendaraan segera diperiksa ke dealer resmi Mitsubishi.

Lampu pemeriksaan mesin (check engine) juga terkait. Manual menulis lampu ini bagian dari sistem diagnosis yang memantau emisi, sistem kontrol mesin, atau sistem kontrol A/T. Kendaraan masih bisa dikendarai dan tidak perlu diderek, tetapi sistemnya disarankan diperiksa sesegera mungkin.

Bila cairan A/T terlalu panas

Manual menulis satu peringatan khusus untuk cairan transmisi otomatis yang panas berlebih. Dalam kondisi ini, kendali mesin aktif untuk menurunkan suhu cairan, sehingga putaran mesin dan kecepatan kendaraan turun, atau waktu perpindahan gigi berubah.

Manual meminta pengemudi melakukan salah satu dari dua hal:

  • memperlambat kendaraan; atau
  • menghentikan kendaraan di tempat aman, memindahkan tuas ke P, dan membuka kap mesin dengan mesin tetap menyala supaya mesin lebih dingin.

Setelah beberapa waktu, pastikan peringatan tidak muncul lagi. Bila peringatan sudah hilang, perjalanan aman dilanjutkan. Bila peringatan tetap muncul, hubungi dealer resmi Mitsubishi sesegera mungkin.

Kebiasaan mengemudi yang melindungi A/T

Bagian pengoperasian A/T di manual memuat beberapa larangan yang berhubungan langsung dengan transmisi:

  • Jangan memacu mesin dengan pedal rem ditekan saat kendaraan diam, karena dapat merusak A/T.
  • Jangan memacu mesin saat memindahkan tuas dari P atau N, untuk mencegah akselerasi mendadak.
  • Injak penuh pedal rem sebelum memilih gigi saat mesin hidup dan kendaraan diam, terutama saat putaran idle tinggi atau A/C hidup.
  • Jangan meluncur mundur di turunan dengan tuas di D, 2, atau L, dan jangan meluncur maju dengan tuas di R.

Untuk menunggu sebentar, misalnya di lampu merah, tuas boleh tetap di posisinya dengan kendaraan ditahan rem. Untuk menunggu lama, manual meminta tuas dipindah ke N dan rem parkir dipakai, sambil tetap menahan rem.

Perpindahan gigi kasar setelah aki dilepas

Manual mencatat bahwa selama masa running-in mobil baru, atau setelah kabel aki disambung kembali, perpindahan gigi bisa terasa tidak halus. Menurut manual, hal ini bukan tanda masalah. Perpindahan akan menjadi halus setelah transmisi berpindah gigi beberapa kali melalui sistem kontrol elektronik.

Catatan ini berguna setelah penggantian aki. Hentakan ringan pada hari pertama setelah aki diganti belum tentu berarti oli transmisi bermasalah.

Menderek Xpander matic

Bab keadaan darurat melarang menderek kendaraan A/T dengan roda penggerak di tanah, karena dapat merusak sistem. Bila transmisi rusak, manual meminta kendaraan diderek dengan roda penggerak di atas truk. Derek berjenis angkat ayun juga tidak boleh dipakai karena dapat merusak bumper dan bagian depan kendaraan.

Untuk penderekan darurat dengan tali, manual meminta kunci kontak di posisi ON pada kendaraan A/T dan tuas selektor di N, serta kendaraan berjalan dengan kecepatan rendah.

Xpander 2022 ke atas tidak memakai ATF-MA1

Mulai manual model 2022, Xpander matic tidak lagi memakai transmisi otomatis 4 percepatan, melainkan CVT. Tabel kapasitas di manual model 2022 menulis 7,5 liter MITSUBISHI MOTORS GENUINE CVT Fluid-MA1, dan manual model 2025 menulis 7,15 liter dengan jenis yang sama.

Karena itu ATF-MA1 hanya berlaku untuk Xpander matic model 2018 sampai 2021. Pemilik model 2022 ke atas perlu mengikuti baris CVT di buku manualnya sendiri.

Kapan oli transmisi diganti?

Buku manual pemilik tidak mencantumkan jadwal penggantian oli transmisi otomatis di bab Perawatan maupun di tabel kapasitas. Jadwal perawatan berkala ada di buku servis yang diberikan dealer.

Angka 4,9 liter adalah angka di tabel kapasitas pengisian. Manual tidak menjelaskan berapa liter yang keluar saat penggantian, jadi jumlah oli yang dibutuhkan saat servis bisa berbeda dari angka tabel.

Pertanyaan umum

Oli transmisi matic Xpander pakai apa?
Buku manual Xpander model 2018 sampai 2021 menulis MITSUBISHI MOTORS GENUINE ATF-MA1 dan meminta hanya oli ini yang dipakai.
Berapa liter oli transmisi matic Xpander?
Tabel kapasitas pengisian menulis 4,9 liter untuk oli transmisi otomatis (A/T) pada manual model 2018 sampai 2021.
Apakah Xpander 2022 memakai ATF-MA1?
Tidak. Manual model 2022 menulis CVT dengan CVT Fluid-MA1 sebanyak 7,5 liter, dan manual model 2025 menulis 7,15 liter.
Berapa liter oli transmisi manual Xpander?
Manual menulis 1,8 liter MITSUBISHI MOTORS GENUINE NEW MULTI GEAR OIL ECO API GL-4, SAE 75W-80.
Kenapa indikator posisi tuas di panel berkedip?
Menurut manual, kemungkinan ada kerusakan pada sistem A/T atau temperatur cairan A/T sangat tinggi. Manual meminta kendaraan segera diperiksa ke dealer resmi.
Apakah boleh memakai ATF merek lain?
Manual tidak memberi daftar pengganti dan menulis bahwa oli transmisi yang berbeda dapat merusak transmisi.
Kenapa transmisi menghentak setelah aki diganti?
Manual menulis perpindahan gigi bisa tidak halus setelah kabel aki disambung kembali, dan akan halus setelah transmisi berpindah gigi beberapa kali.
Apa yang dilakukan bila oli transmisi matic Xpander terlalu panas?
Manual meminta pengemudi memperlambat kendaraan, atau berhenti di tempat aman, memindahkan tuas ke P, dan membuka kap mesin dengan mesin tetap menyala sampai peringatan hilang.
Bolehkah Xpander matic diderek dengan roda depan di tanah?
Manual melarang menderek kendaraan A/T dengan roda penggerak di tanah. Bila transmisi rusak, derek dengan roda penggerak di atas truk.

Sumber

  1. XPANDER Owner's Manual MY18 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  2. XPANDER Owner's Manual MY19 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  3. XPANDER Owner's Manual MY20 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  4. XPANDER Owner's Manual MY21 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  5. XPANDER Owner's Manual MY22 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
  6. XPANDER Owner's Manual MY25 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia

Artikel terkait

Panggil montir Mekaniku ke rumah

Montir kami datang ke lokasi Anda di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Ceritakan gejala dan tipe mobil Anda lewat WhatsApp untuk cek jadwal.

Chat WhatsApp