Oli Mitsubishi Xpander sesuai buku manual: kekentalan, standar API dan ACEA, serta kapasitas
Jawaban singkat
Grafik di buku manual Xpander mencantumkan antara lain 10W-30, 10W-40, 15W-40, dan 20W-50, dengan standar API SG atau lebih tinggi. Oli 0W-20, 0W-30, 5W-30, dan 5W-40 hanya boleh dipakai bila juga memenuhi ACEA A3/B3, A3/B4, atau A5/B5. Kapasitas oil pan 3,8 liter ditambah 0,2 liter untuk filter.
Yang ditulis buku manual Xpander tentang oli mesin
Semua buku manual Xpander dari model 2018 sampai 2025 punya bagian oli mesin di bab Perawatan. Isinya ada tiga: grafik kekentalan oli menurut suhu udara, daftar klasifikasi oli yang boleh dipakai, dan satu syarat tambahan untuk oli yang lebih encer.
Daftar klasifikasinya sama di setiap tahun. Manual meminta oli dengan klasifikasi API Service SG atau lebih tinggi, klasifikasi oli ILSAC, atau klasifikasi ACEA Service A1/B1, A3/B3, A3/B4, atau A5/B5. Manual tidak menyebut grade ILSAC tertentu.
Bagian oli juga berisi cara memeriksa dan menambah oli memakai dipstick, serta catatan agar tidak mengisi melebihi tanda batas maksimal.
Grafik kekentalan oli Xpander per tahun model
Grafik di manual membagi oli menjadi beberapa baris menurut suhu udara. Untuk iklim Indonesia, semua baris dalam grafik mencakup suhu udara sehari-hari, jadi semua kekentalan di bawah ini tercantum untuk dipakai.
| Buku manual | Kekentalan di grafik | Kode gambar |
|---|---|---|
| Xpander model 2018 | 20W-40, 20W-50, 15W-40, 15W-50, 10W-30, 10W-40, 10W-50, 0W-20, 0W-30, 5W-30, 5W-40 | AG0021386 |
| Xpander model 2019 sampai 2025 | Sama dengan model 2018, ditambah 5W-20 | AFA122928 |
Perbedaan antartahun hanya pada 5W-20. Grafik manual model 2018 tidak mencantumkannya, sedangkan grafik model 2019 sampai 2025 mencantumkannya di baris paling bawah bersama 0W-20 dan 5W-30.
Syarat tambahan untuk 0W-20, 0W-30, 5W-30, dan 5W-40
Di bawah grafik, manual menambahkan satu kalimat: oli mesin SAE 0W-20, 0W-30, 5W-30, dan 5W-40 hanya dapat digunakan bila memiliki spesifikasi ACEA A3/B3, A3/B4, atau A5/B5 dan API SG atau lebih tinggi.
Artinya, untuk empat kekentalan itu, satu label saja belum cukup. Kemasan oli harus mencantumkan salah satu ACEA tersebut sekaligus kategori API untuk mesin bensin. Untuk 10W-30, 10W-40, 15W-40, 20W-50, dan kekentalan lain di grafik, manual tidak menulis syarat tambahan ini.
5W-20 pada manual model 2019 sampai 2025 tidak masuk daftar syarat tambahan, jadi aturan yang berlaku untuknya adalah daftar klasifikasi umum.
Berapa liter oli untuk Xpander?
Tabel kapasitas pengisian di bab Spesifikasi menulis dua angka terpisah untuk oli mesin: oil pan 3,8 liter dan oil filter 0,2 liter. Angka ini sama di manual model 2018, 2022, dan 2025.
Saat ganti oli tanpa mengganti filter, acuan pengisiannya adalah angka oil pan. Bila filter ikut diganti, angka filter ditambahkan. Setelah mengisi, manual meminta pemilik memeriksa ketinggian oli dengan dipstick dan memastikan levelnya berada di antara tanda minimal dan maksimal.
Manual tidak mencantumkan jadwal ganti oli di bab ini. Jadwal perawatan Xpander ada di buku servis yang diberikan dealer.
Memeriksa dan menambah oli menurut manual
Manual Xpander menjelaskan pemeriksaan oli dengan dipstick dalam beberapa langkah. Urutannya kurang lebih seperti ini.
- Parkir mobil di tempat yang rata, lalu matikan mesin.
- Tunggu beberapa menit.
- Cabut dipstick dan bersihkan dengan kain.
- Masukkan lagi dipstick sedalam mungkin, lalu cabut kembali.
- Pastikan ketinggian oli berada di antara tanda minimal dan maksimal.
- Bila kurang, buka tutup oli dan tambahkan sedikit demi sedikit, lalu tutup kembali dengan kuat dan ulangi pemeriksaan.
Manual mengingatkan agar oli tidak diisi melebihi tanda maksimal dan jenis oli tidak dicampur. Saat membaca dipstick, lihat sisi yang lebih rendah, karena kedua sisinya bisa menunjukkan tinggi yang berbeda.
Manual juga menulis bahwa oli mesin lebih cepat memburuk bila mobil sering dipakai dalam kondisi berat. Dalam kondisi itu, oli perlu diganti lebih cepat dari jadwal biasa.
Jangan tertukar dengan oli transmisi
Tabel kapasitas di manual juga memuat oli transmisi, dan jenisnya berbeda sama sekali dari oli mesin. Manual model 2018 menulis oli transmisi otomatis 4,9 liter MITSUBISHI MOTORS GENUINE ATF-MA1. Manual model 2025 menulis oli CVT 7,15 liter MITSUBISHI MOTORS GENUINE CVT Fluid-MA1.
Untuk transmisi manual, kedua buku menulis 1,8 liter MITSUBISHI MOTORS GENUINE NEW MULTI GEAR OIL ECO API GL-4, SAE 75W-80. Kode API pada oli transmisi ini, GL-4, adalah kelompok yang berbeda dari kode API oli mesin seperti SN atau SP.
Manual menegaskan agar transmisi otomatis dan CVT hanya diisi cairan yang disebutkan, karena oli transmisi yang berbeda dapat merusak transmisi. Oli mesin 10W-40 tidak bisa dipakai untuk transmisi.
Menangani oli bekas setelah ganti oli
Bila mengganti oli sendiri, bab keselamatan di manual Xpander memuat peringatan tentang oli bekas. Kontak dengan oli bekas dalam waktu lama dan berulang dapat menyebabkan penyakit kulit yang serius, termasuk infeksi kulit dan kanker.
Karena itu manual meminta pemilik menghindari kontak langsung dengan kulit, segera mencuci bersih kulit yang terkena, dan menjauhkan oli bekas dari jangkauan anak-anak. Tampung oli bekas di wadah tertutup sampai bisa diserahkan ke bengkel atau tempat pengumpulan oli bekas.
Xpander 2018 dan Xpander 2019 ke atas: apa yang berubah?
Bagi pemilik Xpander model 2018, perbedaan grafik ini punya akibat praktis. Oli 5W-20 tidak tercantum di grafik manual model 2018, jadi manual tahun itu tidak menyebut 5W-20 sebagai pilihan. Untuk model 2019 sampai 2025, 5W-20 ada di grafik.
Selain 5W-20, isi bagian oli sama di semua tahun: daftar klasifikasi API, ILSAC, dan ACEA tidak berubah, syarat tambahan untuk 0W-20, 0W-30, 5W-30, dan 5W-40 tidak berubah, dan kapasitas oil pan tetap 3,8 liter. Pemilik yang ragu tahun model mobilnya bisa melihat tahun pembuatan di STNK.
Cara membaca label API, ILSAC, dan ACEA di kemasan oli
American Petroleum Institute menulis bahwa untuk mesin bensin, kategori API terbaru mencakup sifat performa semua kategori sebelumnya dan dapat dipakai untuk mesin lama yang semula meminta kategori lebih awal. Urutan kategori yang masih berlaku menurut API adalah SP, SN, SM, SL, dan SJ. SG sendiri sudah berstatus usang di daftar API.
Karena manual Xpander meminta SG atau lebih tinggi, oli dengan label API SN atau SP sudah memenuhi syarat itu. Hal yang sama berlaku untuk ILSAC: menurut API, standar ILSAC terbaru mencakup standar sebelumnya. Daftar API menyebut GF-6A dan GF-6B sebagai standar yang berlaku, dan GF-6B hanya untuk oli berkekentalan 0W-16, yang tidak tercantum di grafik manual Xpander.
| Label di kemasan | Contoh | Hubungan dengan manual Xpander |
|---|---|---|
| Kekentalan SAE | 10W-40 | Harus ada di grafik manual. |
| Kategori API | API SN, API SP | Memenuhi syarat SG atau lebih tinggi. |
| ACEA | A3/B4 | Wajib bila kekentalannya 0W-20, 0W-30, 5W-30, atau 5W-40. |
Oli yang sesuai dengan buku manual
Produk di bagian ini dipilih karena kekentalan dan standarnya tercantum di buku manual Xpander. Keduanya berkekentalan 10W-40, yang ada di grafik manual, dan berlabel API SN atau API SP, yang memenuhi syarat API SG atau lebih tinggi.
Harga dan stok mengikuti halaman toko. Periksa kembali label pada kemasan sebelum membeli.
Bila tidak ingin mengganti oli sendiri
Mengganti oli butuh wadah penampung, kunci untuk baut pembuangan dan filter, serta tempat membuang oli bekas. Bila semua itu tidak tersedia, penggantian bisa dilakukan oleh mekanik yang datang ke rumah.
Mekaniku melayani ganti oli di rumah untuk area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Pemesanan lewat WhatsApp. Sebutkan tahun model Xpander supaya oli dan filter yang dibawa sesuai dengan buku manual.
Pertanyaan umum
- Oli Xpander pakai yang kekentalan berapa?
- Grafik di buku manual mencantumkan 10W-30, 10W-40, 10W-50, 15W-40, 15W-50, 20W-40, 20W-50, 0W-20, 0W-30, 5W-30, dan 5W-40. Manual model 2019 sampai 2025 menambahkan 5W-20.
- Apakah Xpander boleh memakai oli 5W-30?
- Boleh, asalkan oli itu memiliki ACEA A3/B3, A3/B4, atau A5/B5 dan API SG atau lebih tinggi. Syarat ini tertulis di bawah grafik kekentalan.
- Berapa liter oli mesin Xpander?
- Menurut tabel kapasitas pengisian, oil pan 3,8 liter dan oil filter 0,2 liter. Periksa level dengan dipstick setelah mengisi.
- Apakah oli API SP lebih cocok dari SN untuk Xpander?
- Keduanya memenuhi syarat API SG atau lebih tinggi di buku manual. API menulis bahwa kategori terbaru mencakup sifat kategori sebelumnya.
- Apakah oli 20W-50 boleh untuk Xpander?
- Grafik di buku manual mencantumkan 20W-50 di baris paling atas, bersama 20W-40. Seperti kekentalan lain di grafik, oli ini perlu memenuhi salah satu klasifikasi yang diminta manual, misalnya API SG atau lebih tinggi.
- Apakah oli mesin boleh dicampur merek lain saat menambah?
- Manual Xpander meminta pemilik memakai oli yang sesuai spesifikasi dan tidak mencampur jenis oli. Saat menambah oli, pakai jenis yang sama dengan oli yang sedang terisi.
- Apa arti kode seperti 10W-40 pada oli?
- Kode itu adalah kekentalan SAE, sama dengan yang dipakai di grafik buku manual. Manual memilih kekentalan menurut suhu udara, dan untuk suhu di Indonesia semua baris grafik dapat dipakai.
- Apakah oli diesel boleh dipakai untuk Xpander bensin?
- Buku manual Xpander meminta kategori API untuk mesin bensin, yaitu SG atau lebih tinggi. Pilih oli yang kemasannya mencantumkan kategori API mesin bensin seperti SN atau SP.
- Kapan jadwal ganti oli Xpander?
- Buku manual pemilik tidak mencantumkan jadwalnya di bagian oli. Ikuti jadwal di buku servis dari dealer resmi Mitsubishi.
Sumber
- XPANDER Owner's Manual MY18 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER Owner's Manual MY19 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER Owner's Manual MY20 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER Owner's Manual MY21 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER Owner's Manual MY22 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- XPANDER Owner's Manual MY25 - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia
- API Engine Oil Categories (Gasoline Engines, ILSAC) - American Petroleum Institute
Artikel terkait
- Minyak rem Xpander dan Xpander Cross: DOT berapa, cara cek, dan aturannya menurut buku manual
- Air radiator Xpander: berapa liter, coolant apa, dan cara menambahnya menurut buku manual Mitsubishi
- Oli CVT Mitsubishi Xpander 2022 dan 2025: CVT Fluid-MA1 dan kapasitas menurut buku manual
- Oli transmisi matic Mitsubishi Xpander 2018 sampai 2021: ATF-MA1, kapasitas 4,9 liter, dan isi buku manual
- Tekanan angin ban Mitsubishi Xpander menurut buku manual, per ukuran ban dan muatan
- Ukuran aki Mitsubishi Xpander per tahun model: 34B19L, Q-85, dan catatan Auto Stop & Go